Buka : 06.00 - 21.00
0851 0604 2220 | 0819 1555 0847 | 0812 2794 4404

Menapaki Sejarah di Museum Puro Pakualaman di Jl Sultan Agung, Yogyakarta

Kota Budaya dan sejarah, nampaknya lambat laut melekat di Kota Yogyakarta. Pasalnya, Kota Yogyakarta mempunyai sejarah dan budaya yang sangat menarik untuk diungkap pada masa lalu. Hal ini terbukti dengan adanya beberapa tempat wisata museum yang ada di Kota Jogjakarta. Museum Puro Pakualaman di Jl Sultan Agung, Yogyakarta merupakan salah satu contoh wisata sejarah dan budaya di Kota Yogyakarta.

Museum Puro Pakualaman, merupakan sebuah museum yang berada di bawah naungan Bebadan Museum Puro Pakualaman. Museum ini berada di kompleks Puro Pakualaman di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Pakualaman, Kota Jogjakarta dan diresmikan pada tanggal 29 Januari 1981. Sebagai objek wisata budaya dan sejarah, tempat ini menyimpan beberapa peninggalan dan kenang-kenangan pada jaman dahulu.

Museum Puro Pakualaman

Sumber gambar: Akun Instagram @museumpuro_pa

Museum Puro Pakualaman dibangun pada masa pemerintahan Paku Alam V. Luas kompleks Puro Pakualaman lebih kecil dan lebih sederhana bila dibandingkan dengan Keraton Yogyakarta. Museum Puro Pakualaman menyimpan beberapa benda terkait pada jaman VOC. Benda-benda tersebut dibagi dalam 3 ruangan di bagian depan sebelah timur kompleks Istana Puro Pakualaman. Memasuki Pakualaman pertama, Anda akan menjumpai alun-alun yang terdapat banyak pohon beringin. Selanjutnya Anda akan memasuki Regol Danawara atau gerbang utama. Di bagian depan Museum Puro Pakualaman di Jl Sultan Agung, Yogyakarta terdapat alat gamelan. Kemudian di dalam Pandapa, Anda akan menemui nDalem Ageng Proboyeksa yang terdiri dari kamar tidur, kamar pusaka, Bangsal Parangkarsa dan Gedung Purwaretna.

Baca Sebelumnya : Destinasi Alam Mempesona Gunung Kidul: Pantai Watutopi

Di ruang pertama Museum Puro Pakualaman di Jl Sultan Agung, Yogyakarta, terdapat daftar silsilah keluarga Paku Alam, dokumen perjanjian politik dengan Inggris dan Belanda, serta foto-foto Paku Alam. Di ruang kedua Museum Pakualaman, tersimpan suasana Prajurit Plangkir, Abdi Dalem, Pangeran Adipati Praja Pakualaman, Permaisuri Pangeran Adipati Praja Pakualaman, busana Bedoyo Samgita Hasta, dan rebab kuno peninggalan Sri Puro Paku Alam VII beserta kereta kebesaran yang dulunya digunakan sebagai upacara resmi keprajan. Di ruangan ini juga terdapat tombak yang digunakan untuk menari Bondo Yudho. Selanjutnya, untuk ruangan yang ke tiga terdapat kereta kuda yang bernama Kereta Kiai Manik Koemolo yang merupakan hadiah dari Raffles untuk Pakualam. Tak lupa di belakang istana terdapat pohon Gandaria yang dulunya digunakan Raja untuk tempat bermeditasi.

Museum Puro Pakualaman

Sumber gambar: Akun Instagram @museumpuro_pa

Untuk Istana Puro Pakualaman buka setiap hari mulai pukul 08.00 17.00 WIB. Tetapi untuk Museum PuroPakualaman hanya buka pada hari Minggu, Selasa dan Kamis pada jam 09.00 13.30 WIB. Selain itu, untuk memasuki tempat ini Anda tidak dikenakan biaya tiket. Bagi Anda yang sedang berwisata di Jogja, sangat disarankan untuk mengunjungi Museum Puro Pakualaman di Jl Sultan Agung, Yogyakarta.

Lokasi Museum Puro Pakualaman di Google Map :

About the Author
JOGJA EMPAT RODA adalah perusahaan jasa di bidang rental mobil, rental motor dan paket wisata di Jogja. Berdiri sejak tahun 2009, kami siap memberikan service terbaik untuk Anda. Hubungi kami di nomer telepon: 0819 1555 0847 | 0812 2794 4404 | 0851 0604 2220 dan email : jogja4roda@gmail.com.

Leave a Reply

*

Thanks!

Klik / Tap icon untuk chat WhatsApp dengan admin Jogja Empat Roda