Buka : 06.30 - 22.00
0811 2953 081 | 0819 1555 0847 | 0812 2794 4404 | 0817 7044 0340

Arsitektur Benteng Vredeburg Yang Masih Bertahan Sampai Sekarang

Benteng Vredeburg adalah sebuah benteng yang dibangun untuk pusat pemerintahan dan pertahanan Belanda pada tahun 1760 dan benteng tersebut selesai pada tahun 1787. Benteng tersebut bisa dilihat sampai saat ini. Pembangunan Benteng ini berkaitan erat dengan pembangunan kasultanan Yogyakarta. Dan saat ini menjadi obyek wisata di Jogja yang sangat menarik.

Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg

Bermula dari Perjanjian Giyanti pada tahun 1755 yang berrhasil menyelesaikan perseteruan antara Susuhunan Pakubuwono III dengan Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I) adalah merupakan hasil politik Belanda yang selalu ingin ikut campur urusan dalam negeri raja-raja Jawa waktu itu. Setelah perjanjian Giyanti, Belanda melihat perkembangan Kesultanan Yogyakarta yang cukup pesat dan muncul kekhawatiran.

Dari kekhawatiran tersebut, Belanda meminta ijin kepada Sultan Hamengkubuwono I untuk membuat benteng di dekat keraton dengan alasan untuk menjaga keamanan keraton dan sekitarnya. Padahal yang terjadi adalah Belanda bermaksud untuk memudahkan dalam mengontrol segala perkembangan yang terjadi di dalam kraton dan jaga-jaga apabila sewaktu-waktu Sultan berbalik memusuhi Belanda.

Apa mau dikata, dengan kekuatan Belanda waktu itu dan keculasan kontrak politik yang dilahirkan dalam setiap perjanjian dengan pihak Belanda seakan-akan menjadi kekuatan yang sulit dilawan oleh setiap pemimpin pribumi pada masa itu. Dalam hal ini termasuk pula Sri Sultan Hamengku Buwono I. Oleh karena itu permohonan izin Belanda untuk membangun benteng dikabulkan. Dulu benteng tersebut bernama “Rustenburg”, namun setelah gempa besar pada tahun 1867 dan dilakukan rekonstruksi, namanya diganti menjadi Vredeburg yang berarti ‘Benteng Perdamaian’.

Pada tanggal 23 November 1992, Vredeburg resmi menjadi museum perjuangan nasional dengan nama Museum Benteng Vredeburg. Karena telah difungsikan sebagai museum modern, Vredeburg memiliki koleksi lengkap meliputi koleksi bangunan, koleksi realia, koleksi foto termasuk miniatur dan replika serta koleksi lukisan. Selain itu terdapat pula empat ruang diorama sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Akses menuju Benteng Vredeburg sangat mudah, lokasinya ada di ujung selatan jl. malioboro tepatnya di titik nol km atau di Jl. Jend. A. Yani No 6, Yogyakarta 55224, Indonesia. Benteng ini memiliki bastion di keempat penjurunya. Pada bulan Juni – Juli, Vredeburg menjadi lokasi pelaksanaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY). Benteng ini buka hari Selasa – Minggu dengan tiket masuk Rp 2.000 untuk dewasa dan Rp 1.000 untuk anak-anak.

Masyarakat Yogyakarta sangat senang dan bangga memiliki Benteng Vredeburg ini, alternatif wisata sejarah yang mendidik dan ajang untuk festival kesenian yang rutin diadakan setiap tahun. Bagi wisatawan belum sah rasanya berkunjung ke Yogyakarta tanpa mengunjungi Benteng yang satu ini. Sensasi yang anda dapatkan saat memasukinya sangat luar biasa. Coba dan Buktikan!!

Untuk Informasi Jasa Transportasi atau Paket Wisata bisa menghubungi:

JOGJA EMPAT RODA
Jl. Palagan Tentara Pelajar Dus Waras No. 93c Yogyakarta
✆/SMS/WA:  0812 2794 4404 | 0819.1555.0847

 

Peta Lokasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Tentang Kami
JOGJA EMPAT RODA adalah perusahaan jasa di bidang rental mobil, rental motor dan paket wisata di Jogja. Berdiri sejak tahun 2009, kami siap memberikan service terbaik untuk Anda. Hubungi kami di nomer telepon: 0819 1555 0847 | 0812 2794 4404 | 0851 0604 2220.
  1. Pingback: Catat! 10 Wisata Jogja Yang Paling Sering Dikunjungi

  2. Pingback: JOGJA EMPAT RODA Daftar Money Changer di Jogja

Leave a Reply

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Thanks!

WA CS 2

Rental Mobil Jogja

WA CS 1

Telp